10 UNESCO Global Geopark di Indonesia yang Wajib Dikunjungi Sekali Seumur Hidup

Indonesia bukan hanya sekadar negara kepulauan; ini adalah surga bagi para pencinta alam dan geologi. Berada di jalur Ring of Fire, Indonesia diberkahi dengan bentang alam yang dramatis, mulai dari gunung berapi purba, danau kaldera raksasa, hingga gugusan karst yang memukau.

Dunia internasional pun mengakui kekayaan ini. Hingga saat ini, terdapat 10 situs yang telah dinobatkan sebagai UNESCO Global Geopark. Bagi Anda yang mencari pengalaman wisata geologi Indonesia yang autentik dan mendunia, berikut adalah daftarnya.


1. Batur UNESCO Global Geopark (Bali)

Ini adalah pelopor UNESCO Geopark Indonesia (ditetapkan tahun 2012). Terletak di Kintamani, Batur menawarkan pemandangan unik “gunung api di dalam gunung api”. Anda bisa menyaksikan kaldera ganda yang luas dengan Danau Batur berbentuk bulan sabit yang indah.

  • Highlight: Sunrise trekking di Gunung Batur dan pemandian air panas alami.
  • Lokasi: Bangli, Bali.

2. Gunung Sewu UNESCO Global Geopark

Membentang di tiga provinsi (Yogyakarta, Jawa Tengah, Jawa Timur), Gunung Sewu adalah kawasan karst tropis klasik yang terbentuk dari pengangkatan dasar laut jutaan tahun lalu. Di sini terdapat ribuan bukit batu gamping dan ratusan gua bawah tanah.

  • Highlight: Cahaya surga di Goa Jomblang dan sungai bawah tanah Goa Pindul.
  • Lokasi: Gunung Kidul, Wonogiri, Pacitan.

3. Ciletuh-Palabuhanratu UNESCO Global Geopark (Jawa Barat)

Ingin melihat amfiteater alam raksasa yang menghadap langsung ke Samudra Hindia? Ciletuh adalah jawabannya. Geopark ini memiliki batuan tertua di Pulau Jawa dan dikelilingi oleh belasan air terjun (curug) yang eksotis.

  • Highlight: Puncak Darma untuk sunset dan Curug Cimarinjung yang ikonik.
  • Lokasi: Sukabumi, Jawa Barat.

Geopark Ciletuh: Rute, Spot Foto, dan Sejarah Geologi

4. Rinjani-Lombok UNESCO Global Geopark (NTB)

Gunung Rinjani bukan hanya gunung berapi tertinggi kedua di Indonesia, tetapi juga rumah bagi ekosistem yang kaya. Kaldera Segara Anak dengan gunung api baru (Gunung Barujari) di tengahnya menciptakan lanskap yang magis.

  • Highlight: Pendakian menuju Puncak Dewi Anjani dan Danau Segara Anak.
  • Lokasi: Lombok, Nusa Tenggara Barat.

5. Toba Caldera UNESCO Global Geopark (Sumatera Utara)

Terbentuk dari letusan supervolcano dahsyat sekitar 74.000 tahun lalu, Danau Toba adalah danau vulkanik terbesar di dunia. Wisata geologi Indonesia tidak akan lengkap tanpa mengunjungi tempat yang pernah mengubah iklim dunia ini.

  • Highlight: Pulau Samosir, Air Terjun Sipiso-piso, dan budaya Batak yang kental.
  • Lokasi: Sekitar Danau Toba, Sumatera Utara.

6. Belitong UNESCO Global Geopark (Bangka Belitung)

Terkenal berkat film “Laskar Pelangi”, Belitong menawarkan lanskap pesisir dengan batuan granit raksasa (Tor Granite) yang tersebar di atas pasir putih halus. Batuan ini diperkirakan berusia ratusan juta tahun.

  • Highlight: Pantai Tanjung Tinggi, Pulau Lengkuas, dan Batu Baginde.
  • Lokasi: Pulau Belitung.

7. Maros Pangkep UNESCO Global Geopark (Sulawesi Selatan)

Geopark ini memiliki kawasan karst menara (tower karst) terbesar kedua di dunia setelah China. Selain pemandangan Rammang-Rammang yang seperti lukisan, di sini juga terdapat lukisan gua prasejarah tertua di dunia.

  • Highlight: Susur sungai Rammang-Rammang dan Taman Prasejarah Leang-Leang.
  • Lokasi: Maros dan Pangkep, Sulawesi Selatan.

8. Raja Ampat UNESCO Global Geopark (Papua Barat Daya)

Sering disebut sebagai surga terakhir di bumi. Raja Ampat adalah perpaduan sempurna antara geologi kepulauan karst purba dan keanekaragaman hayati laut terkaya di dunia.

  • Highlight: Viewpoint Piaynemo, Wayag, dan diving kelas dunia.
  • Lokasi: Kabupaten Raja Ampat.

9. Ijen UNESCO Global Geopark (Jawa Timur)

Ditetapkan pada tahun 2023, Ijen terkenal dengan fenomena Blue Fire (api biru) yang hanya ada dua di dunia. Kawah Ijen juga merupakan danau air asam terbesar di dunia dengan warna toska yang memukau.

  • Highlight: Midnight trekking mengejar Blue Fire dan hutan De Djawatan.
  • Lokasi: Banyuwangi dan Bondowoso, Jawa Timur.

10. Meratus UNESCO Global Geopark (Kalimantan Selatan)

Salah satu anggota terbaru dalam keluarga UNESCO Geopark Indonesia. Pegunungan Meratus menceritakan kisah tumbukan lempeng bumi yang mengangkat dasar samudra (ofiolit) menjadi daratan. Ini adalah “atap” Kalimantan Selatan yang kaya akan budaya Dayak Meratus.

  • Highlight: Hutan Hujan Tropis Kahung dan pendakian Puncak Halau-Halau.
  • Lokasi: Kalimantan Selatan.

Mengunjungi situs-situs UNESCO Geopark Indonesia ini bukan sekadar liburan biasa. Anda diajak menyelami sejarah bumi, menikmati bentang alam yang tak ada duanya, serta mendukung konservasi alam dan budaya lokal.

Sudah siap merencanakan petualangan wisata geologi Indonesia Anda? Cek link detail di atas untuk panduan lengkap menuju masing-masing destinasi!

Leave a Comment