Mengenal Bumi.
Menjelajah Aman.
Berpijak pada Data.
Geolocana menyatukan data geologi, geowisata, dan keselamatan dalam satu ekosistem untuk Indonesia yang lebih cerdas, aman, dan berkelanjutan.
Data kebumian bukan lagi pulau-pulau informasi.
Indonesia adalah laboratorium alam dengan kekayaan dan risiko yang luar biasa. Geolocana hadir untuk mengakhiri fragmentasi data antara riset, industri, dan keselamatan—mengubah data mentah menjadi kecerdasan spasial yang dapat dipercaya oleh setiap pengambil keputusan.
Tiga pilar. Satu cara
membaca Indonesia.
Terhubung satu sama lain, ketiga pilar ini mengubah bentang alam menjadi keputusan yang lebih aman dan bermakna.
GeoData
WebGIS multi-layer, database singkapan batuan, field notebook, serta pemetaan WIUP dan energi untuk analisis teknis yang presisi.
Baca data →Jelajah
Temukan geosite, geopark, jejak budaya, dan cerita lokal—dengan sains sebagai kompas untuk geowisata yang bermakna.
Mulai jelajah →Waspada
Pemantauan gempa dan gunung api, zona kerentanan, serta laporan lapangan yang dikurasi untuk langkah yang lebih aman.
Lihat perlindungan →Satu peta.
Lima lensa untuk membaca bentang alam.
Mata Bumi menerjemahkan kompleksitas geospasial menjadi atlas interaktif yang mudah dipahami—untuk pelajar, penjelajah, peneliti, hingga perencana.
Masuk ke Mata Bumi ↗Geosite
Warisan geologi bernilai ilmiah.
Geowisata
Eksplorasi dengan pemahaman bumi.
Budaya
Jejak kehidupan yang dibentuk lanskap.
Edukasi
Pustaka dan museum pengetahuan.
Keselamatan
Rute, posko, dan titik kumpul.
Cepat di lapangan.
Tegas dalam validasi.
Informasi keselamatan hanya bernilai jika dapat dipercaya. Karena itu, Geolocana menggabungkan data otoritas dengan laporan komunitas yang melalui kurasi ahli sebelum hadir di peta utama.
Laporkan Bahaya
Komunitas mengirimkan kondisi aktual dari lapangan.
Ditinjau Tim Ahli
Setiap laporan melalui proses verifikasi manual dan kontekstual.
Informasi yang Dapat Ditindaklanjuti
Data terverifikasi membantu orang mengambil langkah aman.
Kenali bumi yang Anda pijak.
Ikut membangun Indonesia yang lebih sadar ruang—untuk setiap ekspedisi, proyek, dan keputusan masa depan.
Jelajahi Mata Bumi ↗