Uji Coba B50 Dimulai Awal Desember, Pemerintah Janji Transparan & Pertimbangkan Risiko

Kompas – 14 November 2025 — Kementerian ESDM akan memulai uji coba B50 pada 3 Desember 2025, dengan target implementasi Semester II 2026 untuk mengurangi impor solar. Dirjen EBTKE, Eniya Listiani Dewi, menjamin proses akan transparan, bahkan jika ditemukan “mesin jebol” atau “genset tidak bisa beroperasi”.

Namun, Guru Besar IPB Bayu Krisnamurti memperingatkan, B50 bisa menjadi bumerang:

  1. Devisa Ambles: Potensi hemat devisa impor solar Rp172 triliun bisa tertutup oleh kehilangan devisa ekspor CPO Rp190 triliun (simulasi IPB).
  2. BPDPKS Jebol: Selisih harga CPO-solar yang membesar (dari Rp1.000 menjadi Rp6.200/liter saat B40) berisiko menguras Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS).
  3. Kelangkaan CPO: Kebutuhan B50 (target 17,6 juta KL) berbenturan dengan produksi CPO yang belum optimal (Kementan) dan tingginya permintaan ekspor, mengancam kelangkaan minyak goreng domestik.

Pemerintah berdalih B50 didukung Presiden Prabowo dan akan menaikkan nilai jual petani. Namun, Eniya mengakui, kesiapan industri otomotif dan pasokan CPO yang memadai menjadi tantangan besar.

Ikuti saluran Indomine

Leave a Comment