
Ini kuliner legendaris yang dapat dicoba saat liburan di Solo
Liburan ke Solo rasanya kurang afdal jika hanya menikmati bangunan bersejarahnya tanpa memanjakan lidah. Kota ini adalah surga kuliner di mana resep-resep autentik dijaga ketat selama puluhan tahun, menciptakan cita rasa yang konsisten dari generasi ke generasi.
Berikut adalah panduan lengkap destinasi kuliner legendaris di Solo yang wajib Anda masukkan ke dalam daftar kunjungan:
Sajian Ayam & Olahan Daging
Ayam Kampung Goreng Mbah Karto Tembel Berdiri sejak lama dan menjadi favorit banyak orang (termasuk tokoh nasional), ayam goreng ini terkenal karena teksturnya yang empuk dan sambal blondo yang khas.
Lokasi: Jl. Kepatihan No. 6, Jebres.
Menu Lain: Garang asem, trancam, dan tape ketan.
Sate Buntel Mbok Galak (Sejak 1980) Spesialis olahan kambing. Sate buntel di sini menggunakan lemak tipis untuk membungkus daging kambing cincang, menghasilkan tekstur juicy yang luar biasa.
Lokasi: Jl. Ki Mangunsarkoro No. 122.
Tengkleng Klewer Bu Edi Terletak di area Pasar Klewer, tempat ini adalah destinasi utama bagi pecinta tulang kambing dengan kuah kuning yang gurih dan segar.
Lokasi: Jl. Dr. Radjiman, Kauman (Pasar Klewer).
Menu Nasi & Kuah Khas Solo
Nasi Liwet Wongso Lemu (Sejak 1950-an) Ikon kuliner malam Solo. Menyajikan nasi gurih dengan siraman kumut (santan kental), labu siam, dan suwiran ayam.
Jam Buka: 16.00 – 01.00 WIB.
Lokasi: Jl. Teuku Umar, Keprabon.
Timlo Sastro (Sejak 1952) Sup khas Solo dengan isian sosis solo goreng, telur pindang, dan hati ampela yang disiram kuah bening nan segar.
Lokasi: Jl. Abdul Muis No. 32A & Jl. Dr. Wahidin No. 30.
Soto Daging Sapi Pak Keman (Sejak 1972) Salah satu spot sarapan dan makan malam paling ramai. Kuahnya yang bening namun kaya rempah sangat cocok dinikmati dengan berbagai pilihan sundukan (sate-satean).
Lokasi: Sekitar wilayah Serengan.
Gudeg Ceker Margoyudan Bu Kasno Jika Anda mencari makan tengah malam, gudeg ceker ini adalah jawabannya. Tekstur cekernya sangat empuk hingga lepas dari tulangnya.
Lokasi: Jl. Wolter Monginsidi (Dekat Stasiun Balapan).
Hidangan Fusion & Tradisional Unik
Warung Selat Mbak Lies (Sejak 1987) Selat Solo adalah “steak” adaptasi budaya Eropa dan Jawa. Berisi gelantine, sayuran, dan kentang dengan kuah asam manis. Warung ini juga terkenal dengan dekorasi keramiknya yang unik.
Lokasi: Serengan, Solo.
Bakmi Jowo Bu Citro Menyajikan bakmi masak tungku (anglo) dengan rasa orisinal. Menu andalannya meliputi bakmi godhog (rebus) dan bakmi nyemek.
Harga: Mulai Rp20.000-an.
Bandeng Segar Mbak Mar Pilihan tepat untuk makan malam dengan berbagai olahan ikan segar mulai dari bandeng, kakap, hingga cumi dan udang.
Lokasi: Jl. Gajahmada No. 152A.
Minuman & Pencuci Mulut (Camilan)
Es Dawet Telasih Bu Dermi (Sejak 1930) Terletak di dalam Pasar Gede, minuman ini terdiri dari ketan hitam, bubur sumsum, tape ketan, dan biji selasih (telasih) yang disiram santan serta juruh.
Lokasi: Pasar Gede Solo.
Serabi Notosuman Ny. Lidia Oleh-oleh paling ikonik. Serabi di sini dimasak dengan tungku tanah liat, menghasilkan tekstur yang lembut di tengah dan sedikit garing di pinggir.
Lokasi: Jl. Moh. Yamin No. 28.
Susu Segar Pak Toyo Tempat nongkrong malam yang santai. Menyediakan susu sapi murni berbagai rasa ditemani camilan sate-satean dan nasi kucing.
Lokasi: Jl. Teuku Umar, Keprabon.
Tips: Beberapa tempat seperti Serabi Notosuman dan Dawet Bu Dermi biasanya cepat habis di sore hari, jadi pastikan Anda datang lebih awal agar tidak kecewa!

