BUMI & DEWA Masuk Radar MSCI Februari 2026, Volume Transaksi Tembus Triliunan

InvestorID — 07 Januari 2026 — Dua saham afiliasi Grup Bakrie dan Salim, PT Bumi Resources Tbk BUMI dan anak usahanya PT Darma Henwa Tbk DEWA, mencuri perhatian pasar dan dinilai berpeluang masuk indeks global MSCI seiring lonjakan harga dan likuiditas.

Dalam sebulan terakhir, saham BUMI melonjak 94,96% ke Rp464, sementara DEWA melesat 97,82%. Aktivitas perdagangan keduanya juga sangat padat. Pada Selasa (6/1/2026), BUMI diperdagangkan 8,65 miliar saham dengan 311.339 kali transaksi senilai Rp3,02 triliun. DEWA mencatat volume 2,54 miliar saham, 175.054 kali transaksi, dan nilai Rp2 triliun.

Maybank Sekuritas menilai tingginya likuiditas membuka peluang BUMI untuk dipertimbangkan naik ke MSCI Global Standard, sementara DEWA berpeluang dipertimbangkan masuk indeks MSCI di luar Global Standard. Sejalan, Indo Premier Sekuritas (IPOT) menyebut BUMI memiliki peluang tertinggi masuk MSCI Standard Cap pada review Februari 2026, dengan ambang harga minimum sekitar Rp315/saham.

IPOT juga mencatat BUMI saat ini telah menjadi anggota MSCI IMI dan MSCI Small Cap. Meski harga saham melonjak tajam (+117% dalam sebulan), kenaikan tersebut masih sesuai aturan extreme price MSCI, kecuali bila harga melampaui Rp700/saham hingga akhir Januari 2026 (periode peninjauan).

Dengan reli harga, volume tebal, dan sorotan analis, BUMI–DEWA kian menguat sebagai kandidat MSCI, menjelang penentuan indeks global bulan depan.

Leave a Comment