Air tanah adalah sumber daya geologis vital yang seringkali terabaikan hingga terjadi krisis. Di Cekungan Air Tanah (CAT) Jakarta, sistem akuifer telah mengalami kerusakan parah akibat eksploitasi yang tidak berkelanjutan.
Stratigrafi Sistem Akuifer Jakarta
Sistem akuifer Jakarta tersusun atas endapan Kuarter yang berlapis-lapis, membentuk sistem hidrolik yang kompleks.
| Zona Akuifer | Kedalaman Rata-rata | Karakteristik Litologi & Hidrolik | Status Saat Ini |
| Akuifer Bebas (Unconfined) | 0 – 40 m | Pasir, kerikil, lanau. Berhubungan langsung dengan permukaan. | Sangat rentan tercemar limbah domestik (bakteri E. coli) dan limbah industri permukaan. |
| Akuifer Tertekan Atas (Upper Confined) | 40 – 140 m | Pasir halus-kasar dibatasi lapisan lempung kedap air di atasnya. | Target utama sumur bor industri/hotel. Mengalami penurunan tekanan drastis. |
| Akuifer Tertekan Tengah (Middle Confined) | 140 – 250 m | Perselingan pasir dan lempung marin. | Cadangan air dalam, pengisian ulang sangat lambat. |
| Akuifer Tertekan Bawah (Lower Confined) | > 250 m | Endapan pasir tua di atas batuan dasar Tersier. | Jarang dieksploitasi karena biaya pengeboran tinggi. |
Intrusi Air Laut: Mekanisme dan Sebaran
Secara alami, air tanah mengalir dari zona imbuhan (recharge area) di Bogor yang bertekanan tinggi menuju zona luahan (discharge area) di pantai Jakarta. Tekanan positif air tawar ini seharusnya menahan air laut agar tidak masuk ke akuifer daratan.
- Pembalikan Arah Aliran: Akibat penyedotan berlebih di Jakarta, terbentuk kerucut penurunan air tanah (cone of depression). Tekanan hidrostatis air tawar di akuifer menjadi lebih rendah daripada tekanan air laut. Sesuai hukum fisika (Prinsip Ghyben-Herzberg), air laut yang lebih berat mendesak masuk ke daratan untuk mengisi kekosongan tersebut.
- Bukti Geokimia: Analisis hidrokimia menunjukkan fasies air tanah Na-Cl (Natrium-Klorida) dominan di wilayah utara. Nilai Total Dissolved Solids (TDS) melampaui 1000 mg/L di daerah seperti Kapuk, Tongkol, dan Sunter, mengindikasikan air sudah payau hingga asin. Analisis isotop oksigen-18 dan deuterium mengonfirmasi bahwa air asin ini adalah hasil pencampuran (mi ing) air laut modern, bukan sekadar air jebakan purba.
Daerah Imbuhan dan Peran Bogor
Kesehatan akuifer Jakarta sangat bergantung pada kondisi geologi dan tata guna lahan di Bogor dan Puncak.
- Geologi Recharge Area: Kawasan kaki Gunung Salak tersusun atas batuan vulkanik (breksi, lava) yang memiliki permeabilitas sekunder tinggi akibat kekar (fractures). Batuan ini berfungsi sebagai “spons” yang menyerap air hujan.
Alih Fungsi Lahan: Urbanisasi di zona resapan ini menutup permukaan tanah dengan beton/aspal, mengurangi infiltrasi air ke dalam tanah secara drastis. Hal ini memiliki dampak ganda: meningkatkan aliran permukaan (runoff) yang memicu banjir kiriman di Jakarta, sekaligus memutus suplai air tanah untuk mengisi akuifer Jakarta.