KalbarNews — 09 Desember 2025 — Peneliti Universitas Politeknik Tomsk menemukan metode inovatif meningkatkan reaktivitas batu bara kualitas rendah menggunakan minyak hasil pirolisis ban bekas. Minyak dengan nilai kalor tinggi (43 MJ/kg) ini dihasilkan dari pemanasan ban pada suhu 500°C tanpa oksigen.
Dalam uji laboratorium, pencampuran minyak pirolisis terbukti memangkas waktu penyalaan batu bara secara drastis dari 4 detik menjadi di bawah 1 detik, serta memperpanjang durasi pembakaran hampir dua kali lipat menjadi 49 detik. Mekanismenya bekerja melalui penguapan hidrokarbon yang membentuk “jembatan energi”, mendistribusikan panas secara merata dan memudahkan akses oksigen ke inti batu bara.
Para peneliti menetapkan kadar aditif optimal di kisaran 5-10%. Penggunaan di atas 10% dinilai kontraproduktif karena menghambat aliran oksigen dan memicu lonjakan emisi berbahaya seperti karbon monoksida dan nitrogen oksida. Inovasi ini menawarkan solusi simultan bagi efisiensi industri energi dan penanggulangan limbah ban global.