PLTU Bengkulu Kritis Sisa 3 Hari, Ancaman “Blackout” Hantui Sumatera

Kompas — 23 Januari 2026 — Sistem kelistrikan di wilayah Sumatera bagian selatan kini dalam status siaga. PT PLN (Persero) melaporkan stok batu bara di PLTU Bengkulu menipis drastis dan hanya cukup untuk menopang operasional selama tiga hari ke depan. Direktur Manajemen Pembangkitan PLN, Rizal Calvary Marimbo, memperingatkan jika pasokan tidak segera pulih, risiko pemadaman listrik (blackout) tidak hanya akan terjadi di Bengkulu, tetapi meluas hingga ke Sumatera Selatan dan Jambi.

Krisis suplai ini dipicu oleh terhentinya distribusi akibat larangan penggunaan jalan umum bagi angkutan batu bara yang diberlakukan Gubernur Sumsel, Herman Deru, sejak 1 Januari 2026. Sekitar 150 truk pemasok tertahan di jalur Lubuklinggau karena Pemprov Sumsel menilai aktivitas angkutan telah menyebabkan polusi udara parah (zona merah) dan kerusakan jalan, sembari mendesak penggunaan jalan khusus tambang yang ditargetkan rampung akhir Januari ini. PLN kini mendesak adanya diskresi atau pembukaan akses jalan segera demi menyelamatkan objek vital nasional.

Leave a Comment