RENCANA KERJA EKSPLORASI

RENCANA KERJA EKPLORASI Tahap eksplorasi yang dilakukan dalam tahap ini meliputi pemetaan geologi, topografi, pembuatan sumur uji dan parit uji, pemboran, pengambilan sampel batubara, analisis laboratorium, pengolahan data dan penyusunan laporan. Pada tahap ini dimulai dengan melakukan studi pendahuluan yaitu persiapan lapangan sebelum menuju tempat yang diselidiki. Studi pendahuluan ini merupakan tahap pengumpulan data-data mengenai … Read more

GEOLOGI BATUBARA INDONESIA

Cekungan Batubara Indonesia Barat Lempeng India Australia bergerak ke utara menumbuk Lempeng Eurasia Terbentuk Cekungan Tersier: Paleogen             : Intramontana Basin, Continental Margin Neogen                                : Foreland/Backdeep, Interdeep, Delta Cekungan yang penting untuk batubara: Laeogen Intercontinental Basin Neogen Foreland Basin?Backdeep Neogen Delta Basin Batubara Paleogen terendapkan sebelum Transgresi dan Batubara Neogen terendapkan sesudah Regresi Intramontana dan … Read more

GEOLOGI BATUBARA INDONESIA

Cekungan Batubara Indonesia Barat Lempeng India Australia bergerak ke utara menumbuk Lempeng Eurasia Terbentuk Cekungan Tersier: Paleogen             : Intramontana Basin, Continental Margin Neogen                                : Foreland/Backdeep, Interdeep, Delta Cekungan yang penting untuk batubara: Laeogen Intercontinental Basin Neogen Foreland Basin?Backdeep Neogen Delta Basin Batubara Paleogen terendapkan sebelum Transgresi dan Batubara Neogen terendapkan sesudah Regresi Intramontana dan … Read more

Proses Pembentukan Bahan Galian

Bahan galian adalah semua bahan atau subtansi yang terjadi dengan sendirinya di alam dan sangat dibutuhkan oleh manusia untuk berbagai keperluan industrinya. Bahan tersebut dapat berupa logam maupun non logam, dan dapat berupa bahan tunggal ataupun berupa campuran lebih dari satu bahan. Proses terbentuknya endapan bahan galian adalah komplek dan sering lebih dari satu proses … Read more

Genesa Endapan Bauksit

Bauksit terbentuk dari batuan yang mengandung unsur Al. Batuan tersebut antara lain nepheline, syenit, granit, andesit, dolerite, gabro, basalt, hornfels, schist, slate, kaolinitic, shale, limestone  dan phonolite. Apabila batuan-batuan tersebut mengalami pelapukan, mineral yang mudah larut akan terlarutkan, seperti mineral – mineral alkali, sedangkan mineral – mineral yang tahan akan pelapukan akan terakumulasikan. Di daerah … Read more

METODA EKSPLORASI

Metoda dalam eksplorasi dapat digolongkan dalam dua kelompok besar, yaitu : 1)       Metoda langsung, terdiri dari : Ö         Metoda langsung di permukaan Ö         Metoda langsung di bawah permukaan 2)       Metoda tidak langsung, terdiri dari : Ø       Metoda tidak langsung cara geokimia yang mencakup antara lain mengenai bed rock, soil, air, vegetasi dan stream deposit. Ø       Metoda tidak langsung cara geofisika yang … Read more

Eksplorasi

Explorasi adalah suatu aktivitas untuk mencari tahu keadaan suatu daerah, ruang ataupun suatu areal yang sebelumnya tidak diketahui keberadaannya. Istilah explorasi geologi yang dipergunakan adalah mencari tahu keberadaan suatu objek geologi, yang pada umumnya berupa cebakan mineral. Namun objek geologi itu tidak terbatas pada cebakan mineral, batubara maupun akumulasi minyak dan gasbumi, tetapi juga gejala geologi … Read more

ADIT

Adit adalah salah satu eksplorasi yang dimaksud untuk produksi data, sedangkan pengertian dari adit yaitu : Lubang horizontal dimana salah satu ujungnya pepat, yang dikerjakan untuk kepentingan pencarian data dari daerah penyelidikan. Ada kesamaan antara terowongan dan adit. Namun bila adit untuk kegunaan langsung mencari data, sedangkan terowongan dibuat untuk kegunaan primer, seperti untuk saluran … Read more

TAHAPAN EKSPLORASI

TAHAPAN EKSPLORASI BAKU EROPA I.                    Studi Pendahuluan dan Rancangan Eksplorasi 1.       Studi Pendahuluan : review literatur, geologi regional, studi citra lendsat, interpretasi foto udara, synthesa-synthesa geologi dan 2.       Rancangan eksplorasi menyangkut pengajuan Eksplorasi Model sebagai hipotesa kerja, penentuan petunjuk-petunjuk geologi yang akan digunakan, penentuan strategi dan pentahapan dan pemilihan metoda eksplorasi. II.                  Tahapan Tinjau/Strategis 3.       Penilaian daerah berdasarkan pustaka dan data yang ada. … Read more

METODA PENGAMBILAN CONTO

Suatu tubuh deposit bijih adalah campuran dari mineral–mineral dalam perbandingan yang bervariasi,sehingga besar kandungan logamnya pun tidak sama pada setiap bagiannya. Tidak mungkin suatu conto tunggal yang di ambil akan memiliki jumlah kandungan logam yang sama atau yang dapat di anggap mewakili dari keseluruhan masa deposit yang bersangkuta, kecuali hanya secara kebetulan saja. Meskipun demikian, … Read more