Geolocana

Random Articles

Wisata Jalur Rempah Indonesia, Apa Itu?

Sumur Jobong di Kampung Pandean, Peneleh, Surabaya, yang ditemukan pada 2018 saat proyek pembangunan drainase. Sumur kuno ini diduga merupakan peninggalan masa Kerajaan Majapahit dan menjadi salah satu bukti awal peradaban di kawasan delta Sungai Kalimas. (disbudporpar.surabaya.go.id)

Menjelajahi Lorong Waktu di Surabaya: Pesona Sumur Jobong, Harta Karun Era Majapahit di Kampung Peneleh

Ubud atau Seminyak, Mana yang Lebih Baik untuk Liburan?

Facebook Twitter Instagram Youtube
  • Home
  • Geohazard
  • Potensi Bumi
  • Konsesi
  • Database Singkapan
  • Pusat Pustaka
  • Direktori
  • Account
  • Home
  • Geohazard
  • Potensi Bumi
  • Konsesi
  • Database Singkapan
  • Pusat Pustaka
  • Direktori
  • Account
Log in
  • Mencintai dan melestarikan produk buatan Indonesia, sudah menjadi keharusan kita sebagai warga Indonesia. Apalagi adanya brand-brand lokal Indonesia yang telah mendunia, membuktikan bahwa produk lokal memang tak kalah dengan produk luar. Salah satu produk lokal yang sukses mendunia adalah sarung. Sarung memang memiliki keistimewaan bagi masyarakat Indonesia. Terlebih untuk kategori sarung tenun yang memiliki kemewahan dan keunikannya tersendiri, yang biasanya dinilai dari beberapa komponen, seperti mutu bahan, pola, kaya motif, tata warna, serta komponen lainnya. Salah satu sarung tenun buatan tangan perajin dalam negeri, adalah sarung Behaestex. Sejak 1953, sarung ini telah berpengalaman sebagai produk premium. Bahkan, kualitas sarung lokal ini telah diakui tak hanya di pasar nasional, tapi juga internasional. Direktur Utama Behaestex, Najib Abdurrauf Bahasuan, menceritakan, Behaestex awalnya bernama Pertenunan BHS di kota Gresik. Mulanya, mereka hanya memproduksi sarung tenun dengan Alat Tenun Bukan Mesin (ATBM). "Melewati beberapa dekade, kami terus berinovasi mengambil langkah strategis untuk meningkatkan kualitas produk dengan mempertahankan nilai budaya Indonesia. Akhirnya, kami menambah kekuatan memproduksi sarung dengan Alat Tenun Mesin (ATM)," ungkapnya saat memperkenalkan produk terbaru, BHS Cosmo, baru-baru ini. Najib menambahkan, di beberapa daerah, sarung tenun lokal ini sudah menjadi barang yang prestige untuk dimiliki. Dia pun turut bangga, karena masyarakat secara tidak langsung ikut serta melestarikan budaya Indonesia. "Kami terus berkomitmen selalu menghadirkan produk dengan mempertahankan nilai budaya Indonesia. Mulai dari proses pembuatannya, motifnya, serta unsur lainnya," kata dia. Najib lebih lanjut mengatakan, hingga saat ini kebutuhan akan sarung tenun lokal ini, masih tergolong tinggi, baik di pasar domestik maupun ekspor. "Kami terus mengembangkan distribusi produk baik lokal maupun internasional. Mulai dari Asia Tenggara, Afrika, Amerika, dan beberapa benua lainnya," tutur Najib Abdurrauf Bahasuan.
    Panduan Belanja,  Seni & Budaya

    Sarung Tenun Indonesia Mendunia, Sudah Sampai Afrika dan Amerika

    December 30, 2020 /Add Comments

    Mencintai dan melestarikan produk buatan Indonesia, sudah menjadi keharusan kita sebagai warga Indonesia. Apalagi adanya brand-brand lokal Indonesia yang telah mendunia, membuktikan…

    Read More
    0
  • 5 Kegiatan Wisata di Batu Katak Bohorok Langkat, Bisa Jelajah Goa
    5 Kegiatan Wisata di Batu Katak Bohorok Langkat, Bisa Jelajah Goa
  • Persetujuan RKAB 2026 Hampir Rampung: Produksi Nikel dan Batu Bara Hanya Distop Jika Ditolak Dua Kali
  • Kewenangan Menteri Cabut Izin Tambang Perusahaan Pailit Digugat ke Mahkamah Konstitusi
  • 4 Wisata Samosir, Sumatera Utara, Puas Nikmati Indahnya Danau Toba
    4 Wisata Samosir, Sumatera Utara, Puas Nikmati Indahnya Danau Toba
  • ⛽️ REFERENSI HARGA SOLAR RESMIHarga sudah termasuk PBBKB, BPH Migas, PPN
  • Berita dan Event
  • Flora & Fauna
  • Geologi
  • Kebudayaan
  • Komunitas
  • Kuliner
  • Lifestyle
  • Pertambangan
  • Uncategorized
  • Wisata
  1. nathavarta on 5 Cafe di Antapani Bandung, Asik untuk Nongkrong dan FotoSeptember 30, 2025

    Asyik

  2. nathavarta on Andaliman, Rempah Eksotis dari Tanah BatakSeptember 30, 2025

    Andaliman bikin binir ketir ketir

  3. nathavarta on Jelajah Rasa di Jantung Sejarah: 3 Kuliner Wajib di Passer Baru yang Bertahan Melintasi ZamanSeptember 30, 2025

    Enak kelihatannya ini

  • 5 Kegiatan Wisata di Batu Katak Bohorok Langkat, Bisa Jelajah Goa
    5 Kegiatan Wisata di Batu Katak Bohorok Langkat, Bisa Jelajah Goa
  • Persetujuan RKAB 2026 Hampir Rampung: Produksi Nikel dan Batu Bara Hanya Distop Jika Ditolak Dua Kali
  • Kewenangan Menteri Cabut Izin Tambang Perusahaan Pailit Digugat ke Mahkamah Konstitusi
© 2026 - All Rights Reserved | MATA BUMI GeoLocana
  • Privacy Policy
  • Contact US
  • Disclaimer
Home Geohazard Potensi Travel Akun
Change Location
Find awesome listings near you!