Kekayaan geologi, biologi, dan sejarah yang berpadu di satu wilayah adalah anugerah yang luar biasa. Hal inilah yang saat ini tengah dioptimalkan oleh Kabupaten Bangka Barat, Kepulauan Bangka Belitung. Dengan segudang potensi alam dan warisan sejarah kemerdekaan yang dimilikinya, sejumlah situs geologi (geosite) di wilayah ini sedang dipersiapkan untuk menyandang status kebanggaan sebagai Geopark Nasional.
Untuk memperkenalkan potensi luar biasa ini ke mata publik, berbagai upaya promosi kreatif pun mulai digalakkan oleh pemerintah daerah, salah satunya lewat ajang Geobike 2021.
Berikut adalah ulasan lengkap mengenai pesona dan potensi Bangka Barat yang siap memukau para pecinta wisata alam dan sejarah!
1. Promosi Edukatif Lewat Geobike 2021
Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung memiliki cara unik untuk menyosialisasikan potensi geopark ini, yakni dengan menggelar kegiatan fun bike bertajuk Geobike 2021. Kegiatan ini diikuti langsung oleh jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).
Dengan mengayuh sepeda menyusuri rute yang telah ditentukan, para peserta diajak untuk melihat langsung dan menilai kelayakan situs-situs alam yang akan diusulkan ke tingkat nasional.
“Dari sini kami bisa melihat potensi apa saja yang memang layak untuk diusulkan menjadi Geopark Nasional. Dengan kegiatan ini, semakin yakin rencana Geopark Bangka Barat menuju Nasional akan terwujud,” tegas Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (periode 2017-2022), Erzaldi Rosman, saat meninjau langsung rute geosite tersebut.
2. Jelajah Rute Geosite Bangka Barat
Ajang Geobike 2021 sukses memetakan beberapa titik geosite unggulan yang menjadi “wajah” dari Geopark Bangka Barat. Rute penjelajahannya meliputi:
- Air Terjun Bukit Tani: Menjadi titik start penjelajahan. Situs ini sangat unik karena dikelilingi oleh hamparan batuan granit masif yang secara alami membentuk formasi menyerupai teluk dan cangkang kerang.
- Kota Muntok: Rombongan membelah lanskap Kota Muntok yang sejak lama mahsyur sebagai pusat warisan budaya dan kepingan sejarah kemerdekaan Indonesia.
- Situs Batu Balai: Berada di kawasan Geosite Menumbing, titik ini menawarkan struktur batuan alam yang eksotis.
- Tanjung Kalian: Rute berakhir di pesisir Pantai Batu Rakit, menonjolkan potensi wisata bahari yang menawan.
3. Kekayaan Geologi Purba dan Endemik Flora
Selain keindahan visualnya, Bangka Barat memiliki nilai keilmuan yang sangat tinggi. Petugas Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPHP) Rambat Menduyung, Ardianeka, memaparkan ragam kekayaan yang membuat wilayah ini sangat layak menyandang status Geopark Nasional.
Secara geologis, Bangka Barat menyimpan singkapan kawasan bebatuan metamorf yang sangat tua serta formasi granit purba. Dari sisi keanekaragaman hayati (biodiversitas), kawasan hutan di Bangka Barat merupakan rumah bagi puluhan jenis spesies anggrek langka yang saat ini masih dalam tahap inventarisasi dan pendataan oleh para ahli.
4. Napak Tilas Pengasingan Bapak Bangsa
Sebuah geopark tidak hanya berbicara tentang batu dan tumbuhan, tetapi juga tentang peradaban manusia (culture diversity). Di sinilah letak keunggulan utama Bangka Barat.
Kawasan Geosite Menumbing mencakup Puncak Menumbing dan Wisma Ranggam. Kedua tempat ini adalah saksi bisu dari sejarah berat perjuangan bangsa Indonesia. Di sinilah tokoh Proklamator RI, Ir. Soekarno (Bung Karno) dan Mohammad Hatta, beserta sejumlah tokoh pendiri bangsa lainnya diasingkan oleh militer Belanda pada masa Agresi Militer.
Untuk mendukung terwujudnya status Geopark Nasional ini, pemerintah sangat mengharapkan andil dari masyarakat luas. Kampanye digital melalui sayembara tulisan, pembuatan video dokumenter, hingga kompetisi fotografi tentang pesona geosite Bangka Barat diharapkan mampu mengangkat gaung potensi kawasan ini hingga ke level internasional.
