Nama Tanjung Kelayang di Kepulauan Bangka Belitung kini kian bersinar di kancah pariwisata nasional dan internasional. Ditetapkan sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) pariwisata seluas 324,4 hektare, Tanjung Kelayang juga menjadi bagian penting dari Geopark Belitung yang diakui sebagai UNESCO Global Geopark.
Berlokasi di Kecamatan Sijuk—sekitar 27 kilometer dari Kota Tanjung Pandan—Tanjung Kelayang menyajikan panorama pesisir pantai berpasir putih lembut dengan tatanan batu granit raksasa yang eksotis. Tak hanya Tanjung Kelayang itu sendiri, kawasan perairan di sekitarnya menyimpan jajaran pulau kecil (island hopping) dan spot wisata yang tak kalah memukau.
Jika kamu merencanakan liburan ke Belitung, berikut 5 destinasi mengagumkan di sekitar Tanjung Kelayang yang wajib kamu singgahi pilihan Geolocana.com!
1. Pulau Lengkuas: Pesona Mercusuar Bersejarah dan Telaga Bidadari
Pulau Lengkuas merupakan salah satu destinasi paling populer dan ikonik di Belitung. Daya tarik utamanya terletak pada berdiri megahnya bangunan menara mercusuar peninggalan era kolonial Belanda yang dibangun sejak tahun 1882. Dari puncak mercusuar berusia lebih dari satu abad ini, kamu bisa menyaksikan lanskap perairan biru jernih dan gugusan batu granit dari ketinggian.
Di bagian dalam kawasan pulau, terdapat titik tersembunyi bernama Telaga Bidadari—sebuah kolam alami bening yang akan terisi air jernih saat laut sedang pasang. Untuk menuju Pulau Lengkuas, kamu cukup menyewa perahu motor dari dermaga Tanjung Kelayang dengan waktu tempuh sekitar 20 menit, atau dari Tanjung Binga dan Tanjung Tinggi sekitar 30–45 menit.
Daya Tarik Utama: Menara mercusuar bersejarah tahun 1882, spot Telaga Bidadari, dan panorama bahari 360 derajat.
Aksesibilitas: 20 menit naik perahu sewaan dari Tanjung Kelayang.
2. Pulau Batu Berlayar: Formasi Batu Granit Unik di Tengah Laut Dangkal
Dinamakan Pulau Batu Berlayar karena keberadaan formasi batu-batu granit raksasa membentang di atas pulau pasir putih mini yang tampak menyerupai layar-layar kapal yang sedang mengembang di tengah lautan.
Destinasi ini sangat pas untuk tempat relaksasi sembari berfoto dengan latar gugusan granit yang megah. Air laut di sekeliling Batu Berlayar sangat dangkal dan jernih kristal, memungkinkan pengunjung melihat langsung dasar laut yang dihuni oleh ubur-ubur transparan dan berbagai jenis ikan kecil yang berenang bebas.
Daya Tarik Utama: Formasi granit unik mirip kapal berlayar, gundukan pasir putih saat surut, dan air laut super jernih.
Aktivitas Seru: Berfoto di sela-sela granit, beachcombing, dan melihat fauna laut dangkal.
3. Desa Tanjung Binga: Surga Sentra Ikan Asin dan Olahan Seafood Otentik
Bagi kamu pencinta wisata kuliner dan budaya lokal, mampir ke Desa Tanjung Binga adalah agenda yang tak boleh terlewatkan. Desa pesisir ini dikenal luas sebagai daerah penghasil ikan asin terbesar di Belitung karena mayoritas penduduknya berprofesi sebagai nelayan tradisional.
Di sini, kamu bisa mencicipi dan memborong aneka olahan hasil laut lezat yang diproduksi langsung oleh warga lokal. Salah satu yang paling diburu adalah teri krispi—kudapan renyah khas Belitung yang hadir dalam pilihan rasa original, balado, hingga keju. Selain itu, kamu juga dapat menikmati pempek ikan segar, kerupuk ikan, hingga sajian telur cumi yang gurih.
Daya Tarik Utama: Suasana desa nelayan tradisional, pusat produksi ikan asin, serta buah tangan teri krispi dan kerupuk ikan.
Cita Rasa Khas: Olahan seafood gurih renyah otentik khas Belitung.
4. Pantai Tanjung Tinggi: Keajaiban Lanskap Film Laskar Pelangi
Siapa yang tidak terpesona dengan Pantai Tanjung Tinggi? Pantai ini sangat populer di mata wisatawan Indonesia berkat keindahannya yang diabadikan sebagai latar tempat utama film legendaris Laskar Pelangi.
Pantai Tanjung Tinggi dihiasi oleh ratusan tumpukan batu granit raksasa bergaya eksotis di sepanjang garis pantainya. Udara pantai yang tenang, ombak yang relatif tenang, serta banyaknya sudut foto instagrammable membuat pengunjung betah berlama-lama di sini. Momen matahari terbit (sunrise) dan matahari terbenam (sunset) di pantai ini menyajikan pemandangan magis yang luar biasa indah.
Daya Tarik Utama: Lokasi syuting ikonik film Laskar Pelangi, hamparan batu granit raksasa, dan spot pemandangan sunset/sunrise.
Aktivitas Seru: Jelajah celah batu granit, berenang di perairan tenang, dan berburu foto estetis.
5. Pulau Kepayang: Petualangan Snorkeling dan Edukasi Penangkaran Penyu
Ingin melengkapi perjalanan island hopping dengan petualangan bawah laut yang seru? Pulau Kepayang adalah tempat yang tepat! Kawasan perairan di sekitar Pulau Kepayang memiliki ekosistem terumbu karang yang terawat, menjadikannya lokasi favorit untuk aktivitas snorkeling. Kamu berkesempatan menjumpai fauna laut eksotis seperti ikan napoleon dan penyu sisik yang langka.
Tak hanya itu, di Pulau Kepayang kamu juga bisa mengunjungi kawasan penangkaran penyu yang dikelola secara independen oleh Kelompok Peduli Lingkungan Belitung (KPLB). Di tempat edukasi ini, pengunjung dapat melihat langsung lokasi penyu bertelur, proses penetasan, hingga kolam perawatan tukik (bayi penyu) sebelum dilepaskan kembali ke alam bebas.
Daya Tarik Utama: Spot snorkeling terumbu karang alami, penangkaran penyu edukatif KPLB, dan pantai yang bersih.
Aktivitas Seru: Berenang bersama biota laut, belajar konservasi penyu, dan bersantai di tepi pantai.
Siap Jelajahi Keindahan Tanjung Kelayang Belitung?
Kombinasi keajaiban lanskap geologi UNESCO Global Geopark, jernihnya perairan bahari, hingga kehangatan tradisi lokal menjadikan Tanjung Kelayang dan sekitarnya sebagai salah satu destinasi wisata terbaik di Indonesia yang wajib kamu kunjungi minimal sekali seumur hidup.
Dari kelima destinasi di atas, mana yang paling ingin kamu kunjungi dalam waktu dekat? Jangan lupa bagikan artikel ini kepada kawan jalan-jalanmu dan pantau terus Geolocana.com untuk mendapatkan pembaruan rekomendasi wisata, tips perjalanan, serta panduan liburan terbaik di seluruh Nusantara!
