9 Desa Wisata Terbaik di Indonesia dengan Pemandangan Alam yang Menakjubkan!

Selain terkenal akan bentang alam bahari dan pegunungannya yang memukau, Indonesia menyimpan potensi desa wisata yang sangat menarik untuk dijelajahi. Pengembangannya tak hanya menjadi sarana pelestarian budaya dan alam, melainkan juga menjadi penggerak utama roda ekonomi kreatif masyarakat lokal.

Pelesiran ke desa wisata menawarkan sensasi liburan yang berbeda: suasana tenang jauh dari hiruk-pikuk perkotaan, udara segar, lanskap panorama yang fotogenik, hingga kehangatan interaksi bersama warga setempat.

Penasaran desa mana saja yang memegang predikat sebagai yang terbaik di Nusantara? Yuk, simak 9 rekomendasinya pilihan Geolocana.com berikut ini!

1. Desa Lembang (Bandung, Jawa Barat): Sejuknya Agrowisata Teh dan Stroberi

Berada di kawasan dataran tinggi Bandung Barat, Desa Lembang menjadi salah satu destinasi favorit pelancong yang merindukan udara dingin dan sejuk.

Desa ini dikelilingi oleh hamparan kebun teh hijau yang membentang luas serta perkebunan stroberi tempat pengunjung bisa memetik buah segar langsung dari pohonnya. Didukung oleh berbagai wahana rekreasi ramah keluarga, Lembang selalu sukses memberikan kehangatan momen liburan.

  • Lokasi: Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat.

  • Daya Tarik Utama: Udara sejuk pegunungan, perkebunan teh yang luas, dan wisata petik buah stroberi.

2. Desa Ubud (Gianyar, Bali): Harmoni Persawahan Asri dan Situs Budaya Kuno

Siapa yang tak luluh oleh pesona Desa Ubud? Desa wisata ternama di Pulau Dewata ini menyajikan pemandangan alami berupa hamparan sawah berundak (terasering) yang dipadu rindangnya pendaran pohon kelapa.

Tak sekadar menawarkan lanskap alam yang memanjakan mata, Ubud kaya akan situs-situs bersejarah dan cagar budaya kuno. Salah satu yang paling populer adalah Gua Gajah—sebuah kompleks tempat peribadatan bersejarah bernilai seni tinggi peninggalan abad ke-11.

  • Lokasi: Kabupaten Gianyar, Bali.

  • Daya Tarik Utama: Pemandangan sawah berundak, pusat seni dan yoga kelas dunia, serta situs kuno Gua Gajah.

3. Desa Pujon Kidul (Malang, Jawa Timur): Agrowisata Peternakan dan Edukasi Tanaman Obat

Terletak di kawasan perbukitan Kabupaten Malang, Desa Pujon (khususnya Pujon Kidul) merupakan salah satu contoh percontohan desa agrowisata terbaik di Indonesia.

Di sini, pengunjung bisa belajar mengenal budidaya tanaman obat keluarga, memetik aneka buah segar di kebun lokal, hingga mengunjungi fasilitas pengolahan susu sapi segar. Kafe-kafe berkonsep saung terbuka di tengah sawah menambah daya pikat estetis bagi penikmat foto.

  • Lokasi: Kabupaten Malang, Jawa Timur.

  • Daya Tarik Utama: Wisata edukasi peternakan sapi perah, kebun buah & tanaman obat, serta kafe sawah yang instagrammable.

4. Desa Kersik Tuo (Kerinci, Jambi): Pintu Gerbang Megahnya Gunung Kerinci

Berada tepat di kaki atap Sumatra, Desa Kersik Tuo di Kabupaten Kerinci, Jambi, menyajikan panorama perbukitan yang amat memukau. Desa ini dikenal luas oleh para pendaki sebagai pintu gerbang utama pendakian menuju puncak Gunung Kerinci.

Dikelilingi oleh hamparan Perkebunan Teh Kayu Aro yang merupakan salah satu kebun teh tertua dan tertinggi di dunia, Desa Kersik Tuo menawarkan pemandangan hijau nan tenang berlatar belakang siluet gagah Gunung Kerinci.

  • Lokasi: Kabupaten Kerinci, Jambi.

  • Daya Tarik Utama: Basecamp pendakian Gunung Kerinci, pemandangan Perkebunan Teh Kayu Aro, dan udara dingin yang segar.

5. Desa Argapura (Majalengka, Jawa Barat): Pesona Terasering Panyaweuyan dan Curug Melimpah

Bagi para pencinta fotografi lanskap, Desa Argapura di Majalengka adalah surga visual yang wajib dikunjungi. Desa ini sangat tersohor berkat bentangan Terasering Panyaweuyan yang memamerkan corak hijau persawahan dan perkebunan bawang di lereng curam.

Selain bukit teraseringnya yang memukau, kawasan Argapura menyimpan pesona wisata alam lainnya seperti kesegaran aliran air terjun di Curug Muara Jaya serta kawasan kebun pinus yang teduh.

  • Lokasi: Kabupaten Majalengka, Jawa Barat.

  • Daya Tarik Utama: Lanskap Terasering Panyaweuyan, Curug Muara Jaya, dan hutan pinus yang asri.

6. Desa Sungai Nyalo (Pesisir Selatan, Sumatera Barat): Eksotisme Pesisir dan Terumbu Karang Mandeh

Terletak di kawasan wisata bahari Terpadu Mandeh, Desa Sungai Nyalo di Pesisir Selatan menyajikan kombinasi indah antara bentang daratan perbukitan dan jernihnya perairan laut.

Desa ini memiliki pantai andalan berpasir putih dengan ombak yang relatif tenang. Kawasan perairan di sekitar Desa Sungai Nyalo menyimpan ekosistem terumbu karang yang masih sangat terawat, menjadikannya lokasi ideal untuk aktivitas snorkeling, berenang, maupun island hopping.

  • Lokasi: Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat (Kawasan Mandeh).

  • Daya Tarik Utama: Pantai pasir putih, bukit pandang laut, serta spot snorkeling terumbu karang alami.

7. Desa Madobak (Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat): Penjaga Tradisi dan Seni Tato Kuno

Bagi kamu yang menyukai wisata budaya dan antropologi, Desa Madobak di Kepulauan Mentawai menawarkan pengalaman yang tak ada tandingannya. Desa ini pernah terpilih sebagai salah satu desa adat terbaik di Indonesia.

Masyarakat Madobak masih teguh mempertahankan kebudayaan asli suku Mentawai—mulai dari arsitektur rumah adat Uma, tatanan kehidupan harmonis bersama alam, ritual spiritual Sikerei, hingga tradisi seni merajah tubuh (Tato Mentawai) yang diyakini sebagai salah satu seni tato tertua di dunia.

  • Lokasi: Kecamatan Siberut Selatan, Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat.

  • Daya Tarik Utama: Kebudayaan autentik Suku Mentawai, seni tato kuno, arsitektur rumah Uma, dan budaya Sikerei.

8. Desa Pariangan (Tanah Datar, Sumatera Barat): Desa Terindah di Dunia di Kaki Gunung Marapi

Menyebut desa wisata terbaik tak lengkap tanpa memasukkan Desa Pariangan (Nagari Pariangan). Berada di lereng Gunung Marapi pada ketinggian sekitar 500–700 mdpl, desa ini pernah dinobatkan sebagai salah satu “Desa Terindah di Dunia” oleh media pariwisata internasional asal Amerika Serikat.

Pariangan dipercayai sebagai desa tertua asal-usul masyarakat Minangkabau. Di sini, kamu bisa menjumpai deretan rumah adat Rumah Gadang kuno beratap bagonjong, Masjid Ishlah bergaya arsitektur kayu tradisional, pemandian air panas alami, serta lanskap persawahan yang sangat anggun.

  • Lokasi: Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat.

  • Daya Tarik Utama: Gelar desa terindah di dunia, arsitektur Rumah Gadang legendaris, dan situs sejarah asal-usul Minangkabau.

9. Desa Teluk Meranti (Pelalawan, Riau): Fenomena Dasyat Ombak Bono di Sungai Kampar

Mencari desa wisata dengan daya tarik ekstrem dan unik? Mampirlah ke Desa Teluk Meranti di Kabupaten Pelalawan, Riau. Desa ini sangat populer di mata peselancar (surfer) profesional dari berbagai belahan dunia berkat fenomena alam langka bernama Ombak Bono.

Ombak Bono merupakan gulungan ombak sungai (tidal bore) yang terjadi di Muara Sungai Kampar. Berbeda dengan ombak laut biasa, Ombak Bono dapat bergerak meluncur sejauh puluhan kilometer menyusuri aliran sungai dengan ketinggian mencapai beberapa meter, memberikan sensasi berselancar di atas air tawar yang menantang.

  • Lokasi: Kabupaten Pelalawan, Riau.

  • Daya Tarik Utama: Fenomena tidal bore Ombak Bono di Sungai Kampar dan atraksi surfing sungai internasional.

Siap Jelajahi Keindahan Desa Wisata Nusantara?

Keanekaragaman sembilan desa wisata di atas menjadi bukti betapa kaya dan menakjubkannya alam serta kebudayaan yang dimiliki oleh Indonesia. Dari sejuknya kebun teh di Jawa hingga gulungan ombak sungai yang langka di Sumatra, tiap desa menawarkan cerita dan pengalaman liburan yang tak terlupakan.

Mata Bumi

Author: Mata Bumi

Leave a Comment