klipping berita

Guncangan Batu Bara Global: Geopolitik Tekan Penambang RI Saat India Beralih ke DME

SXCOal/Kontan/Bloomberg | 20 April, 2026
Pasar batu bara dan energi global tengah mengalami volatilitas ekstrem yang didorong oleh geopolitik Timur Tengah, tantangan kebijakan domestik di Indonesia, dan pergeseran strategi energi di negara-negara ekonomi utama Asia.

  • Batu bara ICE Newcastle ditutup pada $132,30/ton pada Jumat, 17 April, mencatatkan penurunan mingguan sebesar 1,93% seiring meredanya ketegangan Timur Tengah dan turunnya harga minyak untuk sementara. Namun, laporan pada 18 April mengenai kembalinya blokade Iran di Selat Hormuz diperkirakan akan memaksa pasar untuk kembali memperhitungkan risiko geopolitik secara drastis pada awal pekan.
  • Dilema Penambang Indonesia: Harga Batu Bara Acuan (HBA) untuk 6.322 kcal/kg GAR naik menjadi US$103,43/ton untuk periode kedua April. Terlepas dari sinyal positif ini, penambang Kaltim justru tercekik oleh biaya operasional yang meroket, di mana harga solar industri melonjak dari Rp13.000 menjadi Rp30.000 per liter. Selain itu, kuota produksi RKAB yang ketat dan kontrak jangka panjang menghalangi penambang untuk meraup untung dari lonjakan harga, meski ada harapan Presiden Prabowo akan meninjau ulang batasan ini.
  • Stagnasi Pasar China: Pasar batu bara termal domestik China masih terjebak dalam situasi stagnan. Konsumsi batu bara harian di enam grup pembangkit pesisir utama meningkat menjadi 743.300 ton, menyusutkan persediaan menjadi 12,65 juta ton. Harga di mulut tambang terpantau bervariasi dengan kecenderungan hati-hati, di mana batu bara Datong 5.500 NAR sedikit naik ke 620 yuan/ton.
  • Substitusi DME India: Untuk mengurangi 90% ketergantungannya pada LPG Timur Tengah, India tengah mendorong bauran 20% dimethyl ether (DME) yang berasal dari gasifikasi batu bara. Strategi ini dapat memangkas impor LPG tahunan sebesar 6,3 juta ton dan menghemat USD 4,04 miliar. Namun, upaya ekspansi ini menghadapi rintangan signifikan karena tingginya kandungan abu pada 319 miliar metrik ton cadangan batu bara India, serta dominasi absolut China sebesar 90% di pasar DME global.

Author: Mata Bumi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *