
Yancoal Capai Kesepakatan $2,4 Miliar untuk Akuisisi Tambang Kestrel dari ADRO dan EMR
Mining – 15 April 2026 – Yancoal Australia sepakat mengakuisisi 80% saham tambang batu bara kokas Kestrel di Queensland dari Alamtri Resources Indonesia ADRO dan EMR Capital senilai hingga $2,4 miliar. Kesepakatan ini mencakup pembayaran tunai di muka sebesar $1,85 miliar dan pembayaran tahunan bersyarat hingga $550 juta selama lima tahun. Yancoal akan mendanai akuisisi ini melalui kombinasi kas internal dan fasilitas pinjaman sindikasi sebesar $1,2 miliar.
Kestrel, tambang batu bara bawah tanah terbesar di Australia, mencetak produksi sebesar 5,9 juta ton pada 2025. EMR dan Alamtri sebelumnya membeli saham ini dari Rio Tinto seharga $2,25 miliar pada 2018. Akuisisi yang ditargetkan rampung pada kuartal III-2026 ini secara strategis memperkuat pijakan Yancoal di kawasan Bowen Basin, bersanding dengan operasi Middlemount dan Yarrabee yang sudah ada. Mitsui & Co. dari Jepang tetap memegang sisa 20% saham tambang tersebut.


