Kawasan Taman Nasional Kelimutu di Kabupaten Ende, Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), memang primadona. Daya tarik utamanya tentu saja Danau Kelimutu yang memiliki tiga warna air berbeda dan penuh aura magis.
Namun, tahukah Anda bahwa kawasan ini menyimpan segudang pesona lain di luar danaunya? Di sekitar Danau Kelimutu, terdapat berbagai destinasi wisata alam dan budaya yang sayang untuk dilewatkan.
Jika Anda berencana berlibur ke Ende, berikut adalah aktivitas dan destinasi menarik yang bisa Anda jelajahi di sekitar kawasan Kelimutu:
1. Singgah dan Menginap di Desa Moni
Bagi wisatawan yang ingin berburu pemandangan sunrise (matahari terbit) di puncak Gunung Kelimutu, Desa Moni adalah titik basecamp yang paling ideal.
Daya Tarik: Desa ini menawarkan suasana yang menenangkan hati. Anda akan disuguhi pemandangan perbukitan hijau lengkap dengan hamparan sawah terasering yang eksotis.
Aktivitas: Menginap di homestay setempat dan bersiap untuk melakukan pendakian di pagi buta menuju puncak Kelimutu.
2. Berburu Foto di Kebun Bunga Abadi Edelweis
Saat melakukan pendakian (baik naik maupun turun), Anda akan disambut oleh keindahan alam pegunungan yang asri.
Lokasi: Berada sekitar dua kilometer sebelum titik Danau Kelimutu.
Daya Tarik: Terdapat hamparan Bunga Edelweis seluas 0,22 hektare. Area ini mulai diberdayakan oleh Balai Taman Nasional Kelimutu sejak 2018 untuk menambah spot wisata dan memberdayakan masyarakat sekitar.
Fakta Unik: Edelweis yang tumbuh di sini adalah jenis Anapholis longifolia. Berupa perdu kecil setinggi sekitar 70 cm yang merupakan tanaman endemik pegunungan.
3. Agrowisata Kebun Stroberi
Tepat di sebelah hamparan Bunga Edelweis, terdapat destinasi agrowisata yang sangat menarik.
Daya Tarik: Kebun stroberi seluas 0,5 hektare ini mengizinkan wisatawan untuk memetik langsung buah-buah stroberi merah yang segar sepuasnya. Sangat cocok sebagai camilan alami setelah lelah mendaki!
4. Wisata Budaya di Desa Koanara dan Desa Wiwipemo
Turun dari gunung, saatnya menyelami kekayaan budaya dan tradisi lokal masyarakat setempat.
Daya Tarik: Di kedua desa ini, Anda dapat melihat langsung deretan rumah tradisional asli masyarakat setempat yang sarat akan nilai sejarah.
Aktivitas: Wisatawan dipersilakan untuk berinteraksi langsung dengan penduduk desa guna mempelajari sejarah, tradisi, dan kearifan lokal yang dijaga turun-temurun.
5. Berburu Foto Lanskap Low Light dan Sunrise
Bagi pencinta fotografi, Danau Kelimutu adalah kanvas alam yang luar biasa, terutama saat cuaca cerah di pagi hari.
Momen Terbaik: Menangkap pendar cahaya jingga saat matahari perlahan naik di antara tiga danau tersebut.
Tips Fotografi: Seperti yang dibuktikan oleh fotografer Valentino Luis dalam program ekspedisi fotografi gawai, memotret Kelimutu dalam kondisi low light (minim cahaya) di pagi buta bisa menghasilkan karya yang epik. Anda bisa menggunakan mode manual/Pro pada kamera ponsel pintar Anda (seperti mengatur ISO 100 dan menyesuaikan white balance) agar warna magis danau dan langit terekam sempurna.
Ringkasan Destinasi Sekitar Kelimutu
Untuk menyusun itinerary perjalanan yang lebih rapi, berikut adalah tabel ringkasan destinasinya:
| Nama Destinasi | Kategori Wisata | Jarak / Lokasi | Daya Tarik Utama |
| Desa Moni | Alam & Desa | Kaki Gunung Kelimutu | Sawah terasering & titik awal pendakian |
| Kebun Edelweis | Alam & Fotografi | 2 km sebelum Danau | Hamparan bunga abadi endemik seluas 0,22 Ha |
| Kebun Stroberi | Agrowisata | Sebelah Kebun Edelweis | Memetik buah stroberi segar langsung dari pohonnya |
| Desa Koanara & Wiwipemo | Budaya & Sejarah | Area Kabupaten Kelimutu | Interaksi dengan warga lokal & rumah adat tradisional |
| Puncak Kelimutu | Alam & Fotografi | Puncak Gunung | Berburu momen sunrise estetik & view tiga danau |
