Geopark Nasional adalah kawasan-kawasan yang telah resmi mendapatkan sertifikasi dan pengakuan di tingkat nasional oleh Pemerintah Republik Indonesia (melalui KESDM dan Kemenparekraf). Tempat-tempat ini memiliki potensi geo-heritage luar biasa dan sebagian besar sedang dikembangkan menjadi kandidat untuk maju ke tingkat internasional (UNESCO).
Berikut adalah daftar lengkap Geopark Nasional Indonesia yang dikelompokkan berdasarkan wilayah pulau untuk memudahkan navigasi pembaca Anda:
🗺️ Wilayah Pulau Sumatera & Kepulauan Terluar
- Geopark Nasional Natuna (Kepulauan Riau)
- Keunikan Geologi: Menampilkan jajaran batuan granit raksasa purba di tepi pantai pulau terluar Indonesia yang berbatasan langsung dengan Laut Natuna Utara.
- Daya Tarik: Alif Stone Park dan situs batu purba Tanjung Datuk.
- Geopark Nasional Silokek (Sijunjung, Sumatera Barat)
- Keunikan Geologi: Kompleks patahan patahan vertikal yang membentuk ngarai megah dengan komposisi batuan sedimen tua dan batuan granit berumur ratusan juta tahun.
- Daya Tarik: Arung jeram Sungai Kuantan menembus celah tebing batu, gua karst, dan budaya perkampungan adat.
- Geopark Nasional Ngarai Sianok – Maninjau (Sumatera Barat)
- Keunikan Geologi: Bentang alam patahan tektonik aktif (Sesar Semangko) yang membentuk lembah tegak lurus eksotis, berpadu dengan kaldera letusan gunung api purba yang kini menjadi Danau Maninjau.
- Data Tarik: Pemandangan tebing Sianok dari Kota Bukittinggi dan olahraga paragliding di Puncak Lawang.
- Geopark Nasional Sawahlunto (Sumatera Barat)
- Keunikan Geologi: Cekungan batuan sedimen Ombilin yang menyimpan formasi batu bara masif bawah tanah hasil sedimentasi vegetasi purba.
- Daya Tarik: Wisata warisan sejarah tambang batu bara tua kolonial Belanda (Lubang Mbah Soero) yang juga berstatus World Heritage UNESCO.
🚂 Wilayah Pulau Jawa
- Geopark Nasional Pongkor (Bogor, Jawa Barat)
- Keunikan Geologi: Sistem urat kuarsa berkandungan emas (epithermal gold deposit) yang terbentuk akibat aktivitas hidrotermal gunung api purba jutaan tahun lalu.
- Daya Tarik: Wisata edukasi bekas tambang bawah tanah (underground mining), perbukitan hijau, dan Curug Cikameyang.
- Geopark Nasional Dieng (Jawa Tengah)
- Keunikan Geologi: Kompleks dataran tinggi vulkanik aktif (volcanic plateau) yang kaya akan fenomena kawah belerang panas, manifestasi uap geotermal, dan danau vulko-tektonik unik.
- Daya Tarik: Telaga Warna (gradasi air akibat belerang), Kawah Sikidang, fenomena embun upas (salju Dieng), dan Candi Arjuna.
- Geopark Nasional Bojonegoro (Jawa Timur)
- Keunikan Geologi: Dijuluki sebagai Petroleum Geopark karena memiliki struktur lipatan batuan bumi kuno yang menjadi jebakan minyak bumi alami, serta singkapan fosil fauna laut purba di daratan.
- Daya Tarik: Api abadi Kayangan Api (keluarnya gas alam alami tanpa henti) dan wisata edukasi sumur minyak tradisional Teksas Wonocolo.
- Geopark Nasional Tulungagung (Jawa Timur)
- Keunikan Geologi: Kompleks perbukitan karst selatan Jawa yang menyimpan gua-gua purba tempat ditemukannya kerangka manusia prasejarah esensial.
- Daya Tarik: Situs penemuan fosil manusia purba Homo wajakensis, jajaran gua kapur, dan Pantai Popoh.
- Geopark Nasional Bawean (Gresik, Jawa Timur)
- Keunikan Geologi: Pulau vulkanik terisolasi di tengah Laut Jawa yang tersusun atas perpaduan batuan beku, metamorf, dan sedimen langka.
- Daya Tarik: Danau Kastoba di atas bukit, penangkaran Rusa Bawean yang endemik, dan keindahan pulau pasir putih Noko Selayar.
🦎 Wilayah Nusa Tenggara & Sulawesi
- Geopark Nasional Tambora (Nusa Tenggara Barat)
- Keunikan Geologi: Kaldera raksasa dengan diameter 7 kilometer dan kedalaman 1 kilometer yang tercipta akibat letusan katastropik Gunung Tambora pada tahun 1815. Letusan ini melubangi langit bumi dan memicu fenomena “The Year Without a Summer” (tahun tanpa musim panas) di benua Eropa.
- Daya Tarik: Pendakian bibir kaldera Tambora, Pulau Satonda dengan danau air asin di tengah kawahnya, dan jejak arkeologi kerajaan yang terkubur abu vulkanik (“Pompeii dari Timur”).
- Geopark Nasional Gorontalo (Gorontalo)
- Keunikan Geologi: Bentang alam eksotis perpaduan dari singkapan batuan plutonik purba, gua karst pedalaman, serta ekosistem patahan pesisir bawah laut.
- Daya Tarik: Wisata interaksi bawah laut bersama Hiu Paus (Whale Shark) di Botubarani dan Danau Limboto.
