Geolocana.com – Peta geowisata Indonesia Timur kini semakin kaya dengan hadirnya destinasi yang menawarkan sudut pandang unik mengenai kekayaan energi fosil dunia. Jika sebagian besar geopark menonjolkan keindahan gunung api atau pegunungan karst, Geopark Nasional Bojonegoro di Jawa Timur tampil beda dengan menyandang julukan terhormat sebagai Petroleum Geopark (Geopark Minyak Bumi).
Kawasan ini menyuguhkan ruang edukasi langka tentang bagaimana dinamika tektonik masa lalu membentuk struktur bumi yang mampu menjebak emas hitam (minyak bumi), sekaligus menyimpan bukti otentik bahwa wilayah daratan ini dulunya merupakan dasar lautan purba yang dalam.
Berikut adalah ulasan mendalam mengenai keunikan geologi dan daya tarik luar biasa di Geopark Nasional Bojonegoro.
Keunikan Geologi: Struktur Antiklin Petroleun dan Jejak Laut Purba
Daya tarik ilmiah utama Geopark Bojonegoro terletak pada tatanan geologinya yang membentuk antiklin atau struktur lipatan batuan bumi kuno. Lipatan batuan sedimen ini bertindak sebagai jebakan minyak bumi alami (hydrocarbon trap) bawah tanah yang sangat ideal. Proses pengendapan material organik selama jutaan tahun di dalam struktur ini menjadikan Bojonegoro sebagai salah satu lumbung energi terbesar di Indonesia.
Selain kekayaan hidrokarbonnya, kawasan ini menyimpan nilai paleontologi yang tinggi melalui singkapan fosil fauna laut purba. Wisatawan dan peneliti dapat menemukan jejak fosil moluska, koral, hingga gigi hiu purba yang kini berada di atas daratan dan perbukitan. Keberadaan fosil-fosil ini menjadi bukti ilmiah yang tak terbantahkan bahwa wilayah Bojonegoro mengalami pengangkatan geologi yang masif dari dasar laut dalam hingga menjadi daratan seperti sekarang.
Daya Tarik Utama: Kobaran Api Abadi dan Sumur Minyak Tradisional
Geopark Nasional Bojonegoro menyajikan pemanfaatan energi alam yang dikemas menjadi destinasi wisata edukasi dan budaya yang memikat:
1. Kayangan Api: Kobaran Api Abadi yang Tak Pernah Padam
Kayangan Api merupakan salah satu fenomena geologi paling ikonik di Indonesia. Lokasi ini menyuguhkan sumber api abadi yang keluar dari celah-celah batuan akibat adanya kebocoran gas alam secara alami dari perut bumi. Uniknya, api ini terus berkobar tanpa henti meskipun diguyur hujan deras sekalipun. Sejak zaman kerajaan kuno, tempat ini telah diselimuti kisah legenda dan kini menjadi destinasi wisata budaya serta geologi yang sangat eksotis, terutama saat dikunjungi menjelang malam hari.
2. Teksas Wonocolo: Wisata Edukasi Sumur Minyak Tradisional
Bagi Anda yang ingin melihat bagaimana visualisasi penambangan minyak bumi secara tradisional, Teksas Wonocolo adalah tempatnya. Dijuluki “Teksas-nya Indonesia”, kawasan ini menyajikan pemandangan ratusan tiang dan struktur kayu penambang minyak tradisional yang masih aktif hingga kini menggunakan metode manual (timba). Di sini, pengunjung bisa belajar langsung tentang sejarah panjang industri perminyakan nasional sejak zaman kolonial sekaligus mengunjungi museum mini penambangan minyak bumi.
Fasilitas dan Aksesibilitas
Sebagai pusat edukasi perminyakan berbasis alam, Geopark Nasional Bojonegoro terus bersolek membenahi infrastrukturnya. Akses menuju lokasi utama seperti Kayangan Api dan Wonocolo dapat ditempuh menggunakan kendaraan roda dua maupun roda empat dari pusat Kota Bojonegoro. Di kawasan Wonocolo juga telah tersedia pusat informasi (Geopark Information Center), pemandu lokal, serta fasilitas umum penunjang kenyamanan para pelancong.
