Mengapa Sumba Identik dengan Tenun? Simak 3 Alasannya

Mengapa Sumba Identik dengan Tenun? Simak 3 Alasannya

Masyarakat Pulau Sumba memiliki kebiasaan atau tradisi menenun. Tradisi itu bahkan menjadi daya tarik pariwisata sekaligus mengembangkan perekonomian masyarakat setempat. Saat pulang dari Sumba, biasanya wisatawan akan membawa oleh-oleh berupa tenun ikat Sumba. Menurut salah satu pemerhati tenun ikat Sumba Jonathan Hani, wisatawan banyak yang bertanya mengapa tenun ikat Sumba menjadi bagian dari kebudayaan masyarakat … Read more

Bentuk Patriotisme Ghea Panggabean Terhadap Tekstil Indonesia yang Membawanya Keliling Dunia

Bentuk Patriotisme Ghea Panggabean Terhadap Tekstil Indonesia yang Membawanya Keliling Dunia

Tidak ingin terus diselimuti dengan ketidakpastian pandemi ini, Ghea Panggabean akhirnya memutuskan untuk mengadakan acara peluncuran bukunya secara virtual. Bak sebuah arsip, buku dengan judul Asian Bohemian Chic: Indonesian Heritage Becomes Fashion ini menyimpan ratusan lembaran memori membanggakan, tepatnya 320 lembar halaman. © Disediakan oleh Harpers Bazaar Ghea sedang menjelaskan karyanya dari tahun ke tahun pada acara peluncuran … Read more

Mengenal Songket Palembang, Dari Sejarah Hingga Ragam Jenisnya

Mengenal Songket Palembang, Dari Sejarah Hingga Ragam Jenisnya

 Sebagai Kota tertua di Indonesia, Palembang, Sumatera Selatan, memiliki beragam warisan budaya, salah satunya songket. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek), bahkan menetapkan songket sebagai warisan budaya tak benda pada 2013. Songket memiliki banyak keistimewaan jika dibandingkan dengan kain tenun lainnya, seperti corak dan ragam yang berbeda. Masing-masing songket memiliki makna tersendiri. Menurut cerita, kain songket berasal … Read more

Bentuk Patriotisme Ghea Panggabean Terhadap Tekstil Indonesia yang Membawanya Keliling Dunia

Bentuk Patriotisme Ghea Panggabean Terhadap Tekstil Indonesia yang Membawanya Keliling Dunia

Tidak ingin terus diselimuti dengan ketidakpastian pandemi ini, Ghea Panggabean akhirnya memutuskan untuk mengadakan acara peluncuran bukunya secara virtual. Bak sebuah arsip, buku dengan judul Asian Bohemian Chic: Indonesian Heritage Becomes Fashion ini menyimpan ratusan lembaran memori membanggakan, tepatnya 320 lembar halaman. © Disediakan oleh Harpers Bazaar Ghea sedang menjelaskan karyanya dari tahun ke tahun pada acara peluncuran … Read more

Kain Tenun hingga Kopi Jadi Oleh-oleh Khas Labuan Bajo

Kain Tenun hingga Kopi Jadi Oleh-oleh Khas Labuan Bajo

Berkunjung ke Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT) belum lengkap jika pulang tak membawa oleh-oleh khas lokal. Selain kain tenun, ada beberapa oleh-oleh khas Labuan Bajo yang bisa dibawa pulang, seperti kudapan atau produk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Di Exotic Komodo, misalnya, terdapat beberapa produk oleh-oleh yang dapat dipilih, seperti … Read more

Kain Songket, Bukti Kekuasaan Kerajaan Sriwijaya yang Menyebar ke Malaysia dan Brunei Darussalam

Kain Songket, Bukti Kekuasaan Kerajaan Sriwijaya yang Menyebar ke Malaysia dan Brunei Darussalam

Kain songket ataupun jenis kain tenun khas tradisional di Indonesia melewati berbagai proses rumit dan panjang. Tak sembarang, songket ditenun menggunakan benang emas dan perak yang memberikan kesan anggun nan glamor bagi yang mengenakannya. foto Kain songket dalam sejarahnya, merupakan gambaran kesuksesan Kerajaan Sriwijaya kala itu. Dari Palembang, keindahan kain songket menyebar ke seluruh penjuru wilayah … Read more

Mengenal Tenun Sekomandi Sulbar yang Berusia Lebih dari 400 Tahun

Mengenal Tenun Sekomandi Sulbar yang Berusia Lebih dari 400 Tahun

Tenun sekomandi, warisan leluhur masyarakat Kalumpang-Mamuju di Sulawesi Barat, dipercayai sebagai salah satu tenun tertua di dunia dengan rentang usia lebih dari 480 tahun. Dilansir dari sulbar.tribunnews.com, Minggu (13/3/2022), nama tenun ini terdiri dari dua kata yaitu “seko” yang artinya persaudaraan atau kekeluargaan, serta “mandi” yang artinya kuat atau erat. Secara garis besar, tenun sekomandi bermakna ikatan … Read more

4 Aktivitas Wisata di Desa Sukarara Lombok, Belajar Menenun

4 Aktivitas Wisata di Desa Sukarara Lombok, Belajar Menenun

Jika kamu ingin atau sedang berlibur di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), mengunjungi Desa Sukarara bisa menjadi salah satu kegiatan yang bisa dilakukan. Desa ini terkenal sebagai penghasil kain songket Lombok yang berkualitas.   Saat berkunjung ke desa ini, selain bisa membeli oleh-oleh berbagai kain tenun dan pernak-pernik khas Lombok, kamu juga bisa belajar menenun … Read more

Sarung Tenun Indonesia Mendunia, Sudah Sampai Afrika dan Amerika

Mencintai dan melestarikan produk buatan Indonesia, sudah menjadi keharusan kita sebagai warga Indonesia. Apalagi adanya brand-brand lokal Indonesia yang telah mendunia, membuktikan bahwa produk lokal memang tak kalah dengan produk luar. Salah satu produk lokal yang sukses mendunia adalah sarung. Sarung memang memiliki keistimewaan bagi masyarakat Indonesia. Terlebih untuk kategori sarung tenun yang memiliki kemewahan dan keunikannya tersendiri, yang biasanya dinilai dari beberapa komponen, seperti mutu bahan, pola, kaya motif, tata warna, serta komponen lainnya. Salah satu sarung tenun buatan tangan perajin dalam negeri, adalah sarung Behaestex. Sejak 1953, sarung ini telah berpengalaman sebagai produk premium. Bahkan, kualitas sarung lokal ini telah diakui tak hanya di pasar nasional, tapi juga internasional. Direktur Utama Behaestex, Najib Abdurrauf Bahasuan, menceritakan, Behaestex awalnya bernama Pertenunan BHS di kota Gresik. Mulanya, mereka hanya memproduksi sarung tenun dengan Alat Tenun Bukan Mesin (ATBM). "Melewati beberapa dekade, kami terus berinovasi mengambil langkah strategis untuk meningkatkan kualitas produk dengan mempertahankan nilai budaya Indonesia. Akhirnya, kami menambah kekuatan memproduksi sarung dengan Alat Tenun Mesin (ATM)," ungkapnya saat memperkenalkan produk terbaru, BHS Cosmo, baru-baru ini. Najib menambahkan, di beberapa daerah, sarung tenun lokal ini sudah menjadi barang yang prestige untuk dimiliki. Dia pun turut bangga, karena masyarakat secara tidak langsung ikut serta melestarikan budaya Indonesia. "Kami terus berkomitmen selalu menghadirkan produk dengan mempertahankan nilai budaya Indonesia. Mulai dari proses pembuatannya, motifnya, serta unsur lainnya," kata dia. Najib lebih lanjut mengatakan, hingga saat ini kebutuhan akan sarung tenun lokal ini, masih tergolong tinggi, baik di pasar domestik maupun ekspor. "Kami terus mengembangkan distribusi produk baik lokal maupun internasional. Mulai dari Asia Tenggara, Afrika, Amerika, dan beberapa benua lainnya," tutur Najib Abdurrauf Bahasuan.

Mencintai dan melestarikan produk buatan Indonesia, sudah menjadi keharusan kita sebagai warga Indonesia. Apalagi adanya brand-brand lokal Indonesia yang telah mendunia, membuktikan bahwa produk lokal memang tak kalah dengan produk luar.  Salah satu produk lokal yang sukses mendunia adalah sarung. Sarung memang memiliki keistimewaan bagi masyarakat Indonesia. Terlebih untuk kategori sarung tenun yang memiliki kemewahan dan keunikannya tersendiri, … Read more