Mengintip Pesona Wisata Air Biru Bangka: Surga Tersembunyi dari Bekas Tambang Timah

Provinsi Kepulauan Bangka Belitung sudah lama tersohor sebagai daerah penghasil timah terbesar di Indonesia. Aktivitas penambangan selama puluhan tahun ini nyatanya tidak hanya meninggalkan jejak sejarah, tetapi juga menciptakan lanskap alam baru yang menakjubkan.

Salah satu mahakarya tak sengaja dari sisa galian timah tersebut adalah Wisata Air Biru yang terletak di Desa Cit, Kabupaten Bangka. Kolong (lubang bekas tambang) yang tidak direklamasi ini secara alami terisi air dan berubah menjadi danau eksotis berwarna biru jernih yang siap memanjakan mata siapa saja yang memandangnya.

Pemerintah desa setempat kini terus memoles kawasan ini agar semakin memikat. Berikut adalah fakta menarik di balik keindahan dan pengembangan Wisata Air Biru di Bangka.

1. Transformasi Lubang Tambang Menjadi Danau Estetik

Bagi warga lokal Bangka, istilah kolong sudah sangat akrab terdengar. Namun, kolong di Desa Cit ini memiliki keistimewaan tersendiri. Airnya yang memantulkan warna biru cerah bagaikan kristal membuatnya tampil mencolok dan sangat Instagramable.

Tidak heran jika Wisata Air Biru dengan cepat menjelma menjadi primadona baru. Tempat ini menawarkan ketenangan dan panorama yang unik, memadukan sisa-sisa kontur tanah galian dengan kejernihan air yang memukau.

2. Proyek Penghijauan untuk Kenyamanan Wisatawan

Pemerintah Desa Cit tidak tinggal diam melihat besarnya potensi Wisata Air Biru. Untuk meningkatkan kenyamanan pengunjung agar tidak kepanasan di bawah terik matahari, langkah progresif pun diambil.

Kepala Desa Cit, Hardani, menjelaskan bahwa pihaknya tengah menggencarkan program penghijauan di atas lahan bekas tambang seluas kurang lebih dua hektare. Kawasan gersang tersebut kini mulai disulap menjadi area rindang dengan ditanami berbagai jenis pepohonan, di antaranya:

  • Pohon Cemara Laut: Memberikan nuansa pesisir yang teduh dan asri.
  • Pohon Jambu Mete: Selain meneduhkan, kelak buahnya bisa memberikan nilai ekonomis tambahan bagi masyarakat desa.

“Objek wisata Air Biru menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan baik dalam maupun luar pulau Bangka karena didukung dengan tanaman penghijauan,” ungkap Hardani.

3. Pesona yang Mengalahkan Keterbatasan Akses

Pesona Air Biru terbukti memiliki magnet yang sangat kuat. Bagaimana tidak? Kendati akses jembatan menuju lokasi wisata tersebut sempat mengalami kerusakan akibat hantaman banjir, antusiasme pengunjung tidak surut sedikit pun.

Wisatawan tetap berdatangan silih berganti. Menariknya, pengunjung yang datang bukan hanya warga lokal Bangka Belitung, melainkan juga turis dari luar daerah, seperti dari Palembang, Sumatera Selatan.

4. Harapan Masa Depan: Peningkatan Infrastruktur

Tingginya animo wisatawan menjadi sinyal positif bagi kebangkitan ekonomi warga Desa Cit. Pemanfaatan lahan bekas tambang menjadi destinasi ekowisata ini diharapkan mampu mendongkrak Pendapatan Asli Desa (PADes).

Ke depannya, perbaikan infrastruktur jalan dan akses jembatan yang memadai menjadi prioritas utama. Dengan fasilitas pendukung yang semakin lengkap dan lingkungan yang semakin hijau, Wisata Air Biru bersiap untuk menjadi ikon wisata alam top di Kepulauan Bangka Belitung.

Author: Mata Bumi

Leave a Comment