Geo-Sains (Geologi)
Fokus: Edukasi geologi yang dikemas secara populer dan visual.
Geologi
Pertambangan
Budaya
Wisata
Kuliner
Kuliner
Danau Toba
Onetoba

Geologi

Tambang

Wisata

BERITA

Menjelajah Labirin Surga Bahari: Panduan Petualangan dari Piaynemo hingga Gua Keramat Misool

July 21, 2026

Raja Ampat adalah kiblat tertinggi bagi para penyelam di seluruh dunia. Namun, menggunakan kacamata “Mata Bumi”, petualangan di Raja Ampat melampaui keindahan bawah airnya. Lanskap pulau ini menuntut Anda untuk mendaki tangga-tangga terjal tebing kapur, menyelinap ke dalam gua-gua purba, dan berenang melintasi celah-celah geologi yang menakjubkan. Berikut adalah rute petualangan terbaik yang menawarkan visual

“Emas Hijau” Segitiga Terumbu Karang: Menjaga Jantung Hayati Dunia di Raja Ampat

July 20, 2026

Dalam peta ekonomi konvensional, wilayah Papua Barat Daya kaya akan potensi tambang mineral seperti nikel (yang ada di beberapa pulau terluar seperti Pulau Gag). Namun, melalui “Mata Bumi”, kita akan melihat perpindahan paradigma ekonomi yang luar biasa di Raja Ampat: dari eksploitasi mineral bawah tanah menuju pemanfaatan Ekonomi Biru (Blue Economy) dan konservasi ekosistem karbon

Tambang Air Laya, Sumber Batu Bara Terbesar PT Bukit Asam

July 19, 2026

Mesin keruk batu bara berukuran raksasa di tambang Air Laya milik PT. Bukit Asam Tbk, di Air Laya, Tanjung Enim, Sumatera Selatan. TEMPO/Parliza Hendawan   Post Views: 37

Labirin Karst di Atas Laut: Rahasia Benturan Lempeng Purba di Balik Mahakarya Raja Ampat

July 19, 2026

Bagi mata dunia, gugusan pulau kecil di Wayag atau Piaynemo adalah pemandangan kartu pos yang sempurna. Pulau-pulau hijau berbentuk seperti jamur atau kerucut bermunculan dari hamparan air laut yang berwarna gradasi biru muda hingga ultramarin. Namun, jika kita mengaktifkan “Mata Bumi”, pemandangan indah ini sebenarnya adalah puncak-puncak dari terumbu karang purba yang terangkat dari kegelapan

Tradisi Rasulan dan Kebatinan Sendang: Harmoni Manusia Menjaga Mata Air di Rahim Karst

July 18, 2026

Bagi masyarakat Jawa tradisional yang hidup di ekosistem karst Gunung Sewu, air adalah berkah suci yang paling berharga. Keterbatasan air di permukaan melahirkan kebudayaan spiritual yang sangat protektif terhadap alam. Hubungan antara manusia, tanah kapur, dan sumber air tercermin dengan sangat indah melalui tradisi Rasulan dan penghormatan terhadap Sendang (Mata Air). Di Gunung Sewu, kebudayaan

Perpanjangan IUP Operasi Produksi Batubara

July 17, 2026

Waktu Pengajuan Perpanjangan Permohonan perpanjangan Izin Usaha Pertambangan Operasi Produksi (IUP OP) Batubara diajukan kepada Menteri ESDM paling cepat 5 (lima) tahun dan paling lambat 1 (satu) tahun sebelum masa berlaku IUP tersebut berakhir. Seluruh proses pengajuan saat ini wajib dilakukan secara terintegrasi melalui sistem Online Single Submission Risk Based Approach (OSS-RBA). Sebagai pengecualian, peraturan

Tiwul dan Belalang Goreng: Kuliner Ketangguhan dari Tanah Kering Berkapur

July 17, 2026

Kondisi geologi sebuah daerah selalu mendikte apa yang tersaji di atas piring masyarakatnya. Tanah karst Gunung Sewu yang tipis, kering, dan kaya akan kandungan kalsium karbonat membuat tanaman padi sangat sulit untuk tumbuh subur di masa lalu. Namun, keterbatasan geografi ini justru memicu lahirnya kreativitas kuliner lokal yang luar biasa unik: Tiwul dan Belalang Goreng.

Menyusuri Cahaya Surga dan Labirin Kegelapan: Panduan Petualangan Karst Gunung Sewu

July 16, 2026

Jika Anda mencari petualangan yang memacu adrenalin sekaligus menawarkan keindahan visual yang mistis, Geopark Gunung Sewu adalah surga dunia. Di sini, wisata bukan tentang berbaring di pantai, melainkan tentang menembus kegelapan perut bumi (caving) dan mengagumi arsitektur batuan yang luar biasa. Menggunakan “Mata Bumi” sebagai peta perjalanan Anda, berikut adalah rute petualangan terbaik yang wajib

Paradoks Air di Gunung Sewu: Menjinakkan Kekeringan di Atas Sungai Bawah Tanah

July 15, 2026

Dalam dunia geologi, kawasan karst dikenal memiliki sebuah paradoks lingkungan yang ekstrem: Gersang di permukaan, namun melimpah dengan air di bawah tanah. Kondisi inilah yang membentuk sejarah perjuangan hidup masyarakat Gunung Sewu. Melalui “Mata Bumi”, kita akan melihat bagaimana kawasan ini bertransisi dari penambangan batu kapur yang merusak menuju manajemen konservasi air bawah tanah dan

Harga Tembaga Naik, Ketatnya Pasokan di China Kalahkan Sentimen Ketegangan Timur Tengah

July 14, 2026

Bloomberg | 14 Juli 2026 Post Views: 66

Geolocana

Mata Bumi

Skip to content ↓