Godaan Gurihnya Sate Jando di Sentra Jajanan Lapangan Saparua Bandung

Kawasan sekitar Lapangan Saparua, Kota Bandung, menawarkan daya tarik yang jauh lebih besar dari sekadar area untuk berolahraga. Di balik rindangnya pepohonan, kawasan ini menjelma menjadi surga kuliner jalanan yang siap menggoda selera, dengan Sate Jando sebagai salah satu primadonanya.

Sensasi Gurih Sate Pincuk Tradisional Berada di dua sisi jalan raya yang berseberangan, para pedagang sate ini menawarkan tiga pilihan utama: sate ayam, sate sapi, dan yang paling banyak diburu, jando (lemak sapi). Sensasi gurih dari lemak sapi yang dibakar sempurna memberikan pengalaman rasa yang unik dan otentik.

Menariknya, penyajian sate ini masih mempertahankan sentuhan tradisional. Hidangan disajikan di atas pincuk—wadah dari daun pisang yang dilapis kertas dan disemat menggunakan lidi. Seporsi sate pincuk berisi sepuluh tusuk ini dibanderol dengan harga yang ramah di kantong, yakni Rp 25.000. Harga tersebut sudah lengkap dengan irisan lontong yang diguyur legitnya bumbu kacang.

Berbeda dengan beberapa pedagang sate gendong yang berkeliling atau mereka yang hanya muncul di sekitar Lapangan Gasibu setiap Minggu pagi, penjual sate jando di kawasan Saparua ini menetap di satu lokasi. Anda bisa menikmati kelezatannya setiap hari, kecuali pada hari Senin ketika area tersebut dijadwalkan untuk pembersihan rutin.

Surganya Jajanan Akhir Pekan Khusus di hari Minggu pagi, kemeriahan kuliner di sekitar Lapangan Saparua akan semakin menjadi-jadi. Deretan gerobak pedagang berjejer rapi di sepanjang jalan, menawarkan ragam sajian yang mengunggah selera. Pengunjung yang baru selesai lari pagi atau bermain basket bisa langsung mengisi perut dengan pilihan jajanan yang sangat lengkap.

Selain sate jando, Anda bisa menemukan kupat tahu, bubur ayam, nasi gudeg, empal gentong, mi ayam, nasi pecel, hingga hidangan seperti nasi liwet, baso tahu, soto, dimsum, lumpia basah, dan segarnya air kelapa muda.

Menikmati kuliner hangat di atas trotoar atau pelataran anak tangga lapangan Saparua sembari menghirup udara pagi Bandung telah menjadi rutinitas akhir pekan favorit bagi banyak orang. Meski volume pengunjung sedikit menyusut di hari kerja, perpaduan antara denyut aktivitas olahraga dan pesona kuliner jalanan membuat Lapangan Saparua selalu hidup setiap paginya.

Author: Mata Bumi

Leave a Comment